Setelah mengakuisisi PT Carrefour Indonesia, CT Corporation (dulunya Para Group) melalui Trans Corpora akan merambah minimarket mulai tahun depan. Langkah ini dinilai terobosan yang baik bagi Chairul Tanjung, pemilik CT Corporation.

“Bisnis ritel masih sangat prospektif,” kata Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia Sofjan Wanandi melalui sambungan telepon kepada VIVAnews, Jumat 14 Mei 2010.
Sebagai sesama pengusaha, Sofjan mengaku tidak bisa memberi arahan. Dia hanya bisa memberi dukungan. “Meskipun kita sama-sama teman ya,” ujarnya.
Meski masuknya Chairul Tanjung dalam bisnis ini sudah dihitung matang, Sofjan mengingatkan agar Chairul Tanjung tidak memonopili bisnis ritel. Saat ini dia telah memiliki Carrefour yang di dalamnya juga sudah termasuk Carrefour Expres (dulunya Alfa, bukan Alfamart), setelah Carrefour mengakuisisi Alfa pada 2008.
“Dia harus menjalankan bisnis yang fair. Tidak boleh monopoli,” ujar Sofjan.
Kemarin Chairul Tanjung mengaku bermimpi memiliki 10 ribu gerai minimart. Gerai ini akan tersebar di seluruh pelosok Indonesia. Minimart ini tidak hanya akan dikelola sendiri, tetapi juga diwaralabakan. “Nanti namanya ada kata Trans-nya,” katanya.
Pasar minimart saat ini dikuasai dua pemain besar, Indomaret dan Alfamart. Indomaret dimiliki oleh PT Indomarco Prismatama, sedangkan Alfamart dimiliki PT Sigmantara Alfindo Tbk. Keduanya, masing-masing telah memiliki gerai lebih dari 3.000 unit. Sedangkan pemain yang lain adalah Circle-K. Bahkan, ada pemain baru di bisnis retail dengan hadirnya 7-Eleven. (hs)

Tidak ada komentar

01 brand
02 brand
03 brand
04 brand
05 brand
06 brand